Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

+ Pelampung +

Katanya, salah satu kemampuan dasar yang sepatutnya dimiliki manusia adalah berenang. Sayangnya kemampuan itu tidak aku miliki. Toh berenang bukan jadi hal yang menarik bagiku. Tidak sepenuhnya tidak bisa, aku bisa sedikit, gaya renang entah apa itu. Hal paling sulit bagiku adalah mengambang, aku sulit mengambang, sedikit-sedikit tenggelam. Memang hidup jenaka, aku dipertemukan lelaki yang suka sekali berenang. Sial. Awalnya aku tidak bermasalah dengan hobinya itu. Toh, kami jarang bertemu, paling aku hanya menyimaknya bercerita kegiatan sehari-harinya termasuk berenang. Hingga suatu hari kami memutuskan berlibur bersama. Ke pantai dan laut, dimana dia ingin berenang di laut. Baiklah, aku sudah memutuskan dalam hati aku akan menjadi kekasih yang supportif, aku akan menunggunya berenang di pantai sembari berjemur matahari. 'Let's go, babe!' ujarnya antusias mengajakku berenang. Mataku terbelalak, aku lupa-lupa ingat, bukankah aku sudah bercerita aku tidak bisa be...

+ Personal Assistant +

Bagiku yang minim ekspresi dalam emosi di dunia nyata. Rasa sayang itu tidak dikatakan, namun ditunjukan. Belum sebulan aku pindah dari ibu kota dan belum juga beberapa minggu kami tidak bertemu. Kawan terdekatku berangkat menyusuliku ke pulau dewata ini. Nampaknya dia rindu padaku, diiringi kebutuhannya mengasingkan diri dari kejamnya ibu kota. Tiket sekali jalan pun dia beli tanpa memikirkan tiket pulangnya. Astaga, aku tidak tahu akan berapa lama dia akan tinggal bersamaku. Satu kamar, satu ranjang. Dimana aku harus mencari privasiku? Ya Tuhan. Bukannya aku terganggu, kawanku satu ini sudah mendeklarasikan tugas sebagai asisten pribadinya kepadaku, seumur hidup. Iya, seumur hidup. Betapa ini akan menjadi a life time voluntary work . Aku menjalaninya dengan hati ikhlas. Terkadang memangu terdengar seperti keluhan, ya mohon maaf kan aku manusia juga. Aku anggap ini adalah pelajaran kehidupan. Menghadapi dan mendampingi kawanku ini bukanlah hal mudah, sangat menantang d...

+ Inked Goddess +

Aku pernah menonton iklan singkat dari sebuah perusahaan asuransi. Kamu mungkin pernah juga menonton iklan itu. Ceritanya di iklan tersebut nampak ada anak kecil bersama neneknya, mereka sedang berada di sebuah swalayan untuk membeli kebutuhan primer mereka, dan ketika melewati etalase kue-kue nan cantik, anak kecil itu nampak teringat sesuatu dan sambil berpikir keras dia mengambil kue itu dan memasukannya ke dalam keranjang. Adegan yang menyentuh bagiku adalah adegan dimana si anak kecil sudah membawa kue ulang tahun ke kasir, namun sang nenek tidak memiliki cukup uang, sehingga anak kecil itu membawa kue tersebut kembali ke etalase kue-kue di swalayan tersebut. Ternyata ada seorang lelaki yang mengamati kejadian tersebut, lelaki tersebut terketuk hatinya dan akhirnya membeli kue yang tadi nyaris dibeli anak kecil itu. Setelah membeli, lelaki itu menunggu di pintu keluar swalayan untuk langsung memberikannya ke anak kecil dan sang nenek. Anak kecil dan sang nenek cuk...

+ Drunk Text +

Kami terpisah ribuan kilometer. Siangnya jadi malamku. Malamnya jadi siangku.Sedikit terdengar puitis juga ya. Namun, aku tidak sedang membuat puisi. Bukannya tidak mau, namun kemampuan masih jongkok. Oke. Dia pemabuk, begitupun denganku. Jadilah, selain jarak dan waktu, kami juga nyaris selalu berbeda frekuensi. Dia mabuk ketika aku sadar, aku mabuk dan dianya yang sedang sadar. Aku pun masih tidak menyangka, kami masih berhubungan, berbulan-bulan telah berlalu semenjak pertemuan terakhir kami. Melihat histori obrolan beda frekuensi kami, cukup menghibur ternyata, aku sering dibuatnya tertawa sendiri, tanpa aku sadari aku jadi terlatih untuk mengartikan dan menanggapi pesan dari lelaki pemabuk ini. Lompat sebentar ke topik lain. Kamu tahu kan ada fenomena rekan-rekanmu yang suka mengunggah screenshot obrolan (yang menurut mereka) manis dengan pasangannya di sosial media. Terkadang. Aku ingin berkomentar 'Hey, tidak semanis itu juga kok, tidak perlu di umbar-umbar. ...

+ Hi Love! +

Seorang kawanku yang profesi DJ pernah bercerita, baginya adalah hal yang menyebalkan jika ada yang memaksa meminta lagu tertentu untuk dimainkan olehnya ketika dia sedang bekerja. Katanya, tidak ada salahnya untuk menghargai musik pilihan sang DJ. Kan mereka sudah berusaha membuat set lagu untuk malam itu. Set lagu terbaik yang disiapkan untuk menghibur binatang-binatang pesta. Biasanya, lagu yang diminta adalah lagu yang bisa didengarkan dimana saja, setiap hari. Jadi, kenapa di club masih tidak bosan juga dan tetap meminta lagu tersebut. Aku tidak mau berdebat dengannya, karena kan posisiku tetap saja ada di pihak customer dan customer adalah raja. Aku datang, aku minum, aku dansa. Jika aku merasa ada lagu yang kurasa enak apabila dimainkan, tentu saja akan aku minta. Begitu. Apabila aku tidak mengenal sang DJ, persentasenya adalah 70% mereka akan memainkan lagu yang kuminta. Kalau kenal, beda lagi ceritanya. Sialan. Lama-lama kawanku jadi terbiasa menggunak...

+ Smoking Break +

J adi ingat jaman remaja dulu aku suka sekali menonton film drama tentang bagaimana wanita akhirnya bisa menemukan the man of her life. Hollywood happy ending story. Cheesy memang. Namun, tak ku sangkal, indah sekali apabila bisa punya kisah seperti itu.   Kebanyakan diceritakan, cinta itu butuh pengorbanan.  Aku menjalani banyak kisah-kisah cinta fana. Segala (yang aku kira) pengorbanan itu nampaknya sudah aku lakukan. Namun, ini sudah jauh bertahun-tahun setelah aku melewati masa remajaku. Aku masih begini-begini saja, sudah banyak juga aku melalui momen-momen menduga bahwa aku telah aku menemukan the man of my life. Salah ternyata. Belum kapok. Aku duga-duga lagi. Masih bukan juga. Sial.  Hari ini hari Jumat, hari yang auranya lebih ringan dibanding hari-hari biasanya. Bonusnya hari ini, di musim hujan ini, matahari bersinar santai. Tidak terlalu terik dan masih ada semilir angin. Saat yang tepat untuk turun ke bawah. Bersantai di taman gedung ...

+ Dua Sisi Gemini +

Aku bukan ahli dalam perzodiakan. Hanya suka iseng-iseng bertanya apa bintangmu pada kawanku ataupun lelakiku. Beberapa diantaranya memiliki bintang dengan simbol the twins. Kawan terdekatku, ada yang berbintang Gemini dan salah satu lelaki yang masih membuat kepalaku pening hingga saat ini, si Orang Asing di ceritaku sebelumnya, iya dia Gemini! Mereka semua charming dengan caranya sendiri bagiku. Mostly, very witty and thoughtful. Pribadi yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama. Seperti magnet, menarik perhatian orang sekitarnya untuk mendekat. Ya walaupun bagiku yang lumayan ambivert, energi mereka yang meluap-luap terkadang sedikit melelahkan, jangan tersinggung ya kalian para gemini. Dia adalah satu dari dari sedikit kawan wanitaku. Kawanku ini bersumpah tidak akan mengencani pria lokal. Pasarnya adalah lelaki asing, terlihat dari tracking booknya yang pernah dia tunjukkan padaku aku melihat banyak bendera negara lain kecuali Indonesia. Dasar, kurang menghar...

+ Save Room +

Mengapa kehidupan wanita lajang. Tidak memiliki suatu sebutan yang maknanya mirip dengan bujangan. Apa ada ya? Pemahaman kata-kata Bahasa Indonesia ku saja mungkin ya kurang. Wanita lajang apalagi di usia akhir 20an, kurang adil rasanya sering di identikan dengan perawan tua, tidak laku. Iya tidak sih?  Sedangkan sebutan bujangan, fase dimana laki-laki menikmati masa-masa lajang sebelum berkeluarga akan terdengar lebih wajar biasanya. Hey, aku pun juga sedang menikmati masa-masa lajangku.  Kehidupan bujangan, diidentikan dengan kehidupan bebas, tanpa beban. Waktu dihabiskan untuk kerja, teman, dan keluarga. Aku membayangkan, bujangan itu tinggal di suatu studio apartment, cukup luas untuk memiliki satu pojokan mini bar, berisi baby-baby botol minuman tersayang. Apartment itu menjadi save room, tempat singgah kawan-kawan yang masih lajang maupun tidak untuk melepas penat karena suasananya. Dengan atmosfer kasual, stress free.  Fantasiku tidak...

+ Villa atau Rumah +

Bulan puasa biasanya dijadikan momen untuk menjalin tali silaturahmi. Terkadang aku agak malas untuk menghadiri rentetan undangan buka puasa bersama. Oke. Tidak rentetan juga sih, sok terkenal sekali aku. Ya beberapa adalah, minimal kawan sd, kawan sma, angkatan di kuliah, dll. Duh. Sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Mau di ceritakan bagian yang mana. Terlalu panjang, absurd, dan bewarna-warni. Sampai di suatu momen. Munculah satu lelaki yang sempat hilang selama beberapa saat. Tapi memang itulah dia, hilang timbul hilang timbul bagaikan kotoran mengapung di kali. Dia muncul lagi, menanyakan kabar. Kemudian seolah tidak pernah terjadi apa-apa, menanyakan kenapa aku sombong sekali tidak pernah mengontaknya lagi. Basa basi. Seperti sudah diduga. Dia bertanya, kapan aku tidak sibuk. Mengajak untuk buka puasa bersama. Catch up hidup ujarnya. Catch up hidup? Rasanya ingin aku maki saja. Hey. Sok dekat sekali dirimu. Sekonyong-konyong muncul mendadak mengajak buka p...

+ Kucing Kampung +

'Wine & Joint?' atau 'Netflix and Chill' biasanya kan begitu. Nah ini, setelah mengirimkan foto kucing selfie yang ketika kutunjukan pada kawanku, dicurigai sebagai foto hasil pencarian di google. Lelaki ini bertanya 'Wanna meet my cat?'. Tujuannya apa? Ya sama saja intinya sebuah ajakan mampir ke tempatnya. Katanya itu kucing yang tinggal bersamanya. Ini curang, kalau anjing ya okelah, namun aku punya kenangan khusus pada kucing, apalagi jenis kucing berbulu pendek yang dikomentari kawanku hanyalah kucing kampung biasa, tidak spesial. Memangnya kenapa kalau kucing kampung. Bulu dan raut muka Mo, nama kucingnya. Seperti Meong, kucing kampung yang kupelihara dulu.  Sedikit cerita tentang Meong, kelakuannya garong sekali ketika pertama kali dia ke rumahku. Dia berhasil menggondol daging sapi sebesar tubuhnya dari panci rebusan daging dengan air yang masih mendidih. Mungkin karena lapar, entah. Dia masih kecil, kurus sekali, Ibuku yang menemuka...

+ Sanatorium +

Kemana saja ya aku dua bulan ini? Tega sekali menelantarkan blog semata wayangku.  Maaf. Aku mentok, baru menemukan secercah harapan lagi. Sebelumnya, gelap sekali rasanya, menulis separagraf dua paragraf cerita jenaka pun aku tak sanggup. Diawali hasil test online yang aku ambil beberapa kali enam bulan lalu menunjukkan aku memiliki kecenderungan gangguan  mental. Iya, kedengarannya menyeramkan ya diasosiasikan dengan orang-orang yang terganggu mentalnya di jalanan yang biasa kamu temui setengah telanjang itu. Aku menulis ini dari sudut pandang orang awam dengan pengetahuan terbatas mengenai penyakit jiwa. Tenti saja aku menolak bahwa aku memiliki kecenderungan penyakit jiwa. Siapa yang mau? Aku merasa semua pergolakan emosi yang kurasakan ini adalah normal. Hingga suatu saat, salah satu kawan terdekatku menyadari ada perilakuku yang mengkhawatirkan baginya. Apakah itu? Laki-laki, aku gila laki-laki. Iya banyak yang seperti itu, namun ini sudah diluar bat...

+ Puzzle +

Dahiku terasa sakit sekali, seperti habis menabrak sesuatu dengan cukup keras, yang aku tidak tahu apa, serta tambahan pusing kali ini terasa berlipat ganda, yang aku tahu penyebabnya apa, aku terlalu banyak meminum sesuatu yang mengandung zat memabukkan. Mencoba mengingat apa yang aku telah alami, tidak bisa, kilasan memori terakhir terhenti di permainan Korean Bomb, soju dan bir, aku ingat bagaimana aku menenggak minuman itu dengan penuh percaya diri. Aku hilang setelahnya. Menakutkan dan berbahaya. Malam itu, aku bersama kawan-kawan terdekatku,dengan tambahan personel, seorang lelaki. Cerita klasik, malam itu malam terakhirnya di Jakarta. Kuputuskan untuk mengajaknya pergi dengan kawan-kawanku, setelah ajakan kencannya kutolak beberapa hari yang lalu. Pergi berdua dengannya untuk saat-saat dimana imanku sedang sangat tipis dan jiwaku sedang rapuh, bukan pilihan yang baik.  Berakhir di ranjang lelaki ini, tidak baik untuk kesehatan mentalku setelahnya. Kawan-kawa...

+ Suaka +

Alkisah, hiduplah seekor Lynx betina di alam bebas. Dia hidup bersama kawanannya. Kawanan ini ketika siang hari lebih memilih untuk beraktifitas sendiri-sendiri, barulah ketika malam hari ketika mereka lelah menjalani hari dan perburuan panjang, berkumpul   di bawah pohon besar dengan akar-akar besar menjalar tepat berada di tengah lembah untuk melepas penat. Suatu hari Lynx betina ini, mengikuti tupai kecil yang sangat lincah. Terlalu asik mengejar, dia menunda untuk segera menangkap dan melahap tupai kecil ini. Sudah lama perburuannya tidak diikuti dengan sedikit permainan. Itu kan bagian yang menyenangkan dari berburu, sedikit mengejar dan menakuti sebelum akhirnya dia memakan mangsanya. Tanpa sadar Lynx betina ini sudah berada terlalu jauh dari kawanannya. Matahari sudah mulai terbenam. Dharrr!! Suara senapan pertama menghentikan perburuannya, dia merasakan tanda bahaya, dan melupakan tupai kecilnya. Lnyx betina ini memelankan gerakan langkahnya, berharap manusia-manus...