Aku lupa kapan kebiasaan ini dimulai. Permainan memberi nick name. Nick name untuk apa? Untuk organ intim lelaki. Aku ingin menulis kata itu pakai bahasa, kok agak berat aku menulisnya. Terkadang bahasa inggris cukup menolong. Dick. Iya, nickname untuk dick. Kegiatan yang cukup intim bersama lelakiku, aku lebih suka jika berjalan secara kasual dan santai. Koneksi antara kami berdua harus terbangun terlebih dahulu tentunya, tidak bisa asal. Aku menjunjung tinggi aspek kenyamanan batin dan fisik. Santai sembari menikmati prosesnya. Haha. Tentu saja aku suka melakukannya dengan sembari mengobrol di sela-sela kegiatan itu. Kalau tidak, membosankan. Analoginya, membuka celana siapapun sama seperti aku membuka kado. Deg-degan. Terasa menyenangkan. Kumulai dengan sapaan hangat biasanya, ketika pertama kali kami berkenalan, saat pertama aku melihat organ intimnya. 'Hi Buddy!!!' ujarku antusias selalu. 'How are you, great, yea???' tak lupa ak...
Alter ego dari wanita lajang di usia akhir dua puluhan ini, bernama Yayuk. Menceritakan sisi nista dalam dirinya, yang niscaya kurang inspiratif, tidak banyak mengandung nilai moral, dan beberapa kisahnya ada baiknya untuk tidak ditiru.