Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2017

+ Puzzle +

Dahiku terasa sakit sekali, seperti habis menabrak sesuatu dengan cukup keras, yang aku tidak tahu apa, serta tambahan pusing kali ini terasa berlipat ganda, yang aku tahu penyebabnya apa, aku terlalu banyak meminum sesuatu yang mengandung zat memabukkan. Mencoba mengingat apa yang aku telah alami, tidak bisa, kilasan memori terakhir terhenti di permainan Korean Bomb, soju dan bir, aku ingat bagaimana aku menenggak minuman itu dengan penuh percaya diri. Aku hilang setelahnya. Menakutkan dan berbahaya. Malam itu, aku bersama kawan-kawan terdekatku,dengan tambahan personel, seorang lelaki. Cerita klasik, malam itu malam terakhirnya di Jakarta. Kuputuskan untuk mengajaknya pergi dengan kawan-kawanku, setelah ajakan kencannya kutolak beberapa hari yang lalu. Pergi berdua dengannya untuk saat-saat dimana imanku sedang sangat tipis dan jiwaku sedang rapuh, bukan pilihan yang baik.  Berakhir di ranjang lelaki ini, tidak baik untuk kesehatan mentalku setelahnya. Kawan-kawa...

+ Suaka +

Alkisah, hiduplah seekor Lynx betina di alam bebas. Dia hidup bersama kawanannya. Kawanan ini ketika siang hari lebih memilih untuk beraktifitas sendiri-sendiri, barulah ketika malam hari ketika mereka lelah menjalani hari dan perburuan panjang, berkumpul   di bawah pohon besar dengan akar-akar besar menjalar tepat berada di tengah lembah untuk melepas penat. Suatu hari Lynx betina ini, mengikuti tupai kecil yang sangat lincah. Terlalu asik mengejar, dia menunda untuk segera menangkap dan melahap tupai kecil ini. Sudah lama perburuannya tidak diikuti dengan sedikit permainan. Itu kan bagian yang menyenangkan dari berburu, sedikit mengejar dan menakuti sebelum akhirnya dia memakan mangsanya. Tanpa sadar Lynx betina ini sudah berada terlalu jauh dari kawanannya. Matahari sudah mulai terbenam. Dharrr!! Suara senapan pertama menghentikan perburuannya, dia merasakan tanda bahaya, dan melupakan tupai kecilnya. Lnyx betina ini memelankan gerakan langkahnya, berharap manusia-manus...

+ Wingman +

Istilah ini memang kebarat-baratan, akibat terlalu banyak menonton film dan juga series luar negeri ya pasti kamu mengiranya. Memang. Inspirasinya dari situ. Beberapa tahun belakangan, aku memiliki beberapa kawan baik. Istilah kawan lambat laun berubah menjadi wingman, karena ternyata kami lebih sering menghabiskan waktu bersama di tempat dengan musik asik dan alkohol. Kami saling mengiringi. Wingman-wingman yang kumiliki ini, kalau dipikir-pikir, terkadang merupakan definisi dari wingman terburuk yang ada di dunia. Bagaimana bisa? Kebanyakan kisah berakhir dengan pertanyaan narsistik mereka, apabila ada lelaki yang lebih baik secara fisik, penampilan, dan wawasan dibanding mereka di tempat itu. Satu lagi, dan nampak available. Mereka dengan senang hati  akan membawa lelaki itu padaku. Seringnya jawabannya adalah tidak. Di sisi lain mungkin mereka adalah kawan yang baik, ada benarnya juga yang mereka lakukan, mereka seperti memberi suatu batasan minimum agar aku tidak...

+ Chill Pill +

Setiap menghabiskan waktu bersama  lelaki ini rasanya seperti mengonsumsi obat penenang. Stabil, tenang, dan ringan, aku seperti terjebak disuatu ruang waktu. He is my chill pill . Mari kuceritakan sedikit awal pertemuan kami. Lelaki hasil swipe ke kanan beberapa waktu lalu yang baru sempat ku tindak lanjuti setelah mood berkencanku kembali, setelah sempat rehat dari kancah kencan sana sini. Pertama kali bertemu dengan lelaki ini, kami makan malam bersama, suasana saat itu lumayan kaku. Ya memang kami baru bertemu, namun, biasanya ocehan-ocehan ku itu bisa dengan cepat mencairkan suasana, oke, mungkin karena posisi duduk berhadapan dengan jarak meja yang cukup jauh di pertemuan pertama membuat suasana kaku itu muncul, atau jarak usianya yang lumayan jauh, bisa jadi karena aku sudah lama tidak berkencan, entahlah. Aku salah tingkah dengannya. Nyaris aku meminta pertolongan, 911 pada kawanku, untuk menyelamatkanku dari kencan ini, yang setelah kupikir-pikir, mungkin bukan ka...

+ Papi +

Apa life purpose ku? Dulu sih butuh waktu lama untuk menjawab pertanyaan ini. Katanya setiap insan manusia memiliki peran masing-masing di dunia ini. Aku sempat sedih, tidak tahu apa tujuan hidupku, selain bisa jadi kaya raya tak perlu banting tulang begini untuk bisa menghamburkan uang baik untuk belanja, bepergian dan berbagi dengan sesama.  Duniawi. Aku suka pesta dan dansa. Hmm. Jangan-jangan itulah peranku hidup di dunia saat ini. Alasan mengapa aku diberikan nyawa oleh Yang Maha Kuasa. Menjadi tempat bernaung kerabat-kerabat terdekat yang sedang hilang arah dan bingung mau kemana ketika akhir pekan. Sampai suatu saat, kawanku yang sedang tidak berada di Indonesia bertanya apakah dia boleh memberikan kontakku kepada salah satu kawannya yang akan berkunjung ke Jakarta. Lelaki, satu kampus dengannya. Katanya, aku orang yang tepat untuk bisa membuat kawannya ini merasakan keriaan yang bisa diberikan oleh Jakarta. Aku terharu bisa mendapatkan kepercayaan ini. Pa...